
Seperti deruh ombak yang pecah di tangan lautan
Gelombangnya menepi di bibir pantai
Buih laut yang menyisakan tanya
Burung-burung terbang meliuk-liuk di udara, seketika sambil berbisik menyapa hangat
Ini perihal rasa yang sulit diungkapkan, perihal hati yang selalu berkecamuk meronta-ronta ingin kedamaian
Tak kuasa bibir yang bungkam seribu bahasa mencari-cari bagaimana dan mengapa, oh sayang nanar.. malah letih ku dapati
Ketenangan ku meliputi jiwa dan batin ini, ternyata ketenangan itu selalu ku temukan dengan bersimpuh memohon kepada Rabb yang Maha Penyayang
Cukup bagi ku Engkau ya Rabb ku, yang tidak akan pernah meninggalkan ku walau sekejap mata