Akhirnya

Seperti deruh ombak yang pecah di tangan lautan

Gelombangnya menepi di bibir pantai

Buih laut yang menyisakan tanya

Burung-burung terbang meliuk-liuk di udara, seketika sambil berbisik menyapa hangat

Ini perihal rasa yang sulit diungkapkan, perihal hati yang selalu berkecamuk meronta-ronta ingin kedamaian

Tak kuasa bibir yang bungkam seribu bahasa mencari-cari bagaimana dan mengapa, oh sayang nanar.. malah letih ku dapati

Ketenangan ku meliputi jiwa dan batin ini, ternyata ketenangan itu selalu ku temukan dengan bersimpuh memohon kepada Rabb yang Maha Penyayang

Cukup bagi ku Engkau ya Rabb ku, yang tidak akan pernah meninggalkan ku walau sekejap mata

Leave a comment


Design a site like this with WordPress.com
Get started